Gambar ataupun tulisan yang ada di belakang truk merupakan salah satu hal yang menarik perhatian dan sering kita jumpai di jalan raya. Berisikan lelucon, gambar idola, ataupun motivasi sekaligus. Sedikit banyak orang-orang pasti melihat dan membaca hal tersebut, baik saat jalan atau saat berhenti di lampu merah.

Bagaimana jadinya jika gambar atau lukisan tersebut diimplementasikan di sebuah baju?. Merupakan hal yang unik bukan? Dan hal tersebut diwujudkan oleh salah satu brand lokal Indonesia, Telusur Kultur. Brand baju yang berfokus untuk mengenalkan sejarah dan kebudayaan Indonesia.

Tulisan dan gambar-gambar unik di belakang truk biasanya merupakan ungkapan keresahan sang supir ataupun motivasinya untuk tetap semangat mencari rupiah. Hal tersebut membuat kita terhibur sekaligus membuat kita sadar dan  berfikir tentang kehidupan.

Telusur Kultur

Dikesempatannya kali ini dalam perilisan produk terbaru, Telusur Kultur membagikan produknya bernama Truk Oleng kepada 100 pembeli pertamanya. Sebuah karya dari pengrajin asal Purbalingga. “Kita dapat menceritakan mereka dengan pendekatan yang baru, sehingga lebih relevan dan mudah diterima untuk masyarakat luas,” jelas Rinaldi tim Telusur Kultur.

Sebuah inovasi baru dan menarik, karena jika kebanyakan brand lain mengikuti tren untuk memuaskan pelanggan nya, berbeda dengan Telusur Kultur yang berani mencoba hal baru dan keluar dari zona nyaman. Hal ini pun membuahkan hasil, hingga dilirik oleh orang kenamaan Indonesia.

Sandiaga Uno, merupakan salah satunya yang memakai brand dari Telusur Kultur ini. Sering mengenakan kemeja “Rasa Nusantara”, sebuah motif yang berisikan aneka ragam makanan berasal dari Indonesia. Selain motif tersebut memang sedang tren, penggunaan motif yang didesain juga terkesan estetik. Sehingga cocok jika dipamerkan di sosial media ataupun sebagai ide untuk OOTD mu.

Baca juga : Indonesia Kirimkan 24 Delegasi Terbaik untuk Hadiri Global Youth Parliament

Dilansir dari website resminya, Telusur Kultur sudah banyak menampilkan karya-karyanya, tentunya dengan mengangkat budaya Indonesia. contohnya seperti menggunakan pulau-pulau yang ada di Indonesia, foto pahlawan, hingga kesenian Indonesia seperti gatot kaca.

“Telusur Kultur menjadi platform untuk mengenal kembali akan sejarah dan kebudayaan Indonesia. Tak kenal maka tak sayang, bukan?” jelas Rinaldi dalam keterangannya. Seperti kutipan Pramoedya Ananta Noer, bahwa Telusur Kultur berusaha mengemas karyanya sesuai dengan perkembangan zaman agar bisa menarik minat anak muda, tetapi tetap menggunakan ciri khas Indonesia.

Berusaha melestarikan budaya Indonesia merupakan tujuan utamanya. Selain itu, juga berusaha untuk mendorong UMKM Indonesia khusunya bidang fashion yang ada di daerah. Harapan untuk kedepannya, mereka bisa menjadi brand lokal yang bisa memperkenalkan budaya Indonesia hingga ke Internasional, tidak hanya melalui pakaian melainkan berbagai produk seperti makanan, minuman, maupun edukasi.

Comment

1 Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *