Ritual dan Tradisi Kultus Midsummer yang Diabadikan dalam Film Midsommar

Ritual dan Tradisi Kultus Midsummer yang Diabadikan dalam Film Midsommar.
Ritual dan Tradisi Kultus Midsummer yang Diabadikan dalam Film Midsommar.

Midsummer atau yang dikenal juga sebagai Summer Solstice adalah momen di mana matahari berada pada titik tertinggi di langit pada periode musim panas.

Momen ini dijadikan acara penting dalam budaya Nordik dan diperingati dengan adanya ritual dan tradisi yang unik. Ritual ini juga diabadikan dalam film Midsommar yang dirilis pada tahun 2019.

 

Baca juga Aspek Sosial dan Kultural dalam Film Lady Bird yang Menginspirasi

 

Midsommar adalah film horor yang disutradarai oleh Ari Aster. Film ini bercerita tentang sekelompok mahasiswa Amerika Serikat yang melakukan perjalanan ke Swedia untuk mengunjungi sebuah komunitas kecil yang merayakan festival Midsummer.

Namun, mereka akhirnya terjebak dalam kegiatan yang sangat mengerikan dan berbahaya.

 

Film ini berhasil memukau penonton dengan atmosfer yang menakutkan dan keindahan gambaran tradisi Midsummer yang diungkapkan di dalamnya.

Beberapa ritual yang terlihat dalam film ini antara lain adalah pemotongan kepala dan tubuh dalam upacara pengorbanan, serta minum ramuan yang membuat para anggota komunitas menjadi terhibur dan kehilangan kontrol diri.

 

Namun, sebenarnya apa itu Midsummer dan bagaimana tradisi ini berkembang di masyarakat Nordik?

 

Midsummer adalah momen penting bagi masyarakat Nordik dan dirayakan pada tanggal 20 atau 21 Juni setiap tahunnya.

Masyarakat Nordik sangat memperhatikan momen ini dan menganggapnya sebagai waktu untuk merayakan musim panas, kehidupan, dan kesuburan.

 

Tradisi Midsummer biasanya dimulai dengan pembakaran tumpukan kayu yang disebut dengan Midsummer bonfire.

Kayu-kayu tersebut dihiasi dengan bunga dan daun hijau yang melambangkan kesuburan dan kesejukan.

Kemudian, masyarakat Nordik melakukan tari-tarian di sekitar api unggun sebagai bentuk perayaan.

 

Selain itu, ada juga tradisi menghias tiang Midsummer yang berisi bunga dan tumbuh-tumbuhan yang diikatkan ke tiang tersebut.

Tiang Midsummer ini melambangkan kesuburan dan dianggap sebagai pintu gerbang ke dunia para dewa Nordik.

 

Tradisi ini juga menjadi momen untuk memprediksi masa depan.

Masyarakat Nordik percaya bahwa pada malam Midsummer, jika seseorang menaruh 7 jenis bunga di bawah bantal mereka dan tidur dengan posisi tertentu, maka mereka akan memimpikan jodoh mereka.

 

Meskipun ritual dan tradisi Midsummer terlihat unik dan menarik, film Midsommar menggambarkan sisi yang sangat mengerikan dan kejam dari praktik ini.

Namun, penting untuk dicatat bahwa film ini hanyalah fiksi dan tidak mewakili praktik yang dilakukan oleh masyarakat Nordik secara umum.

 

Ketika menonton film Midsommar, sebaiknya kita tetap mempertahankan perspektif yang seimbang dan tidak menyalahkan budaya dan tradisi orang lain hanya berdasarkan penggambaran dalam film.

Sebaliknya, kita dapat mempelajari lebih lanjut tentang tradisi dan budaya yang ada di seluruh dunia untuk memperkaya pemahaman kita tentang keberagaman manusia.

Responses (4)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *