Reseller bisa disebut sebagai orang yang menjual kembali produk dari suatu bisnis. Biasanya reseller akan menjual dengan harga khusus di pasaran. Cara menentukan harga jual produk bagi reseller ini sebenarnya cukup sederhana. Pengusaha bisa menghitung biaya produksi, melakukan survei harga hingga menerapkan sistem keanggotaan.

Selain itu, pengusaha memiliki potensi bisnis yang akan berkembang pesat dengan bantuan reseller. Supaya semakin paham, inilah pembahasan tentang cara mengetahui atau menentukan harga jual produk dan jasa untuk reseller yang wajib disimak:

1. Menentukan Target Pembeli

Dalam berbisnis, pengusaha perlu mempunyai target pembeli untuk produk atau jasa yang dijual. Hal ini bertujuan agar pengusaha dapat mengetahui siapa yang akan membeli produk tersebut. Sebaiknya, kenali calon pembeli serta target pasar terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menjual jasa atau produk.

Pengusaha dapat melakukan analisis dengan mengetahui keunikan nilai jual produk yang di pasar serta pengaruhnya terhadap pembeli. Cara tersebut tentu dapat membantu reseller dalam mengetahui kemampuan pembeli sebelum menawarkan produk yang dijual.

2. Melakukan Survei Harga Kompetitor

Pengusaha perlu melakukan survei terhadap harga kompetitor terlebih dahulu sebelum menjualnya. Survei ini berguna untuk mengetahui harga yang tepat sesuai yang ada di pasaran, sehingga lebih mudah dikenal oleh pembeli. Apabila harga produk yang ditawarkan lebih rendah atau tinggi, maka kemungkinan mengalami kesulitan ketika memasuki pasar.

Cara ini dapat dipakai sebagai patokan untuk menentukan harga jual produk di pasaran. Selain itu, harga tersebut bisa mengarahkan pada target pasar yang telah ditentukan. Target pasar bisa berbeda meskipun produk maupun jasa yang ditawarkan sama.

3. Menghitung Biaya Produksi

Cara menentukan harga jual produk bagi reseller dapat dilakukan menghitung biaya produksi. Perhitungan ini bisa membantu pengusaha dalam mengetahui keuntungan, menentukan harga jual pada pembeli dan reseller, serta memberikan diskon atau promo. Selain itu, usaha yang dikelola menjadi lebih teratur dan tidak sembarangan.

Biaya produksi ini dapat dihitung melalui modal keseluruhan, transportasi, gaji karyawan, tagihan listrik, gas maupun air. Tentunya perhitungan tersebut harus dipisah dengan kebutuhan pribadi. Pengusaha bahkan bisa menghitung harga khusus reseller maupun satuan untuk setiap produk yang ditawarkan dengan mengetahui total biaya produksi.

4. Mengetahui Acuan Harga Jual

Pada saat proses perhitungan biaya produksi, pengusaha harus mengetahui acuan harga jual yang akan ditawarkan. Tujuannya agar pengusaha mengetahui secara detail modal yang dikeluarkan pada satu produk yang telah terjual. Terdapat sejumlah aspek untuk menentukannya seperti harga reseller maupun kompetitor, serta total biaya produksi.

Biasanya pengusaha akan memberikan harga yang sama sesuai acuan jika reseller menjual produk atau jasa tersebut. Jadi, tidak ada persaingan dan perbedaan harga antara sesama reseller terhadap produksi utama, baik mahal atau murah.

5. Menargetkan Pengembangan Bisnis

Salah satu tugas reseller yaitu membantu pengusaha dalam mengembangkan bisnis. Keuntungan pengusaha dapat bertambah besar jika semakin banyak reseller yang bergabung untuk menjual kembali produk dan jasa yang ditawarkan. Reseller juga perlu menentukan harga sesuai analisis yang dilakukan untuk menentukan target bisnis.

Dalam proses pengembangan bisnis, dapat memberikan reward bagi reseller yang menjual produk dengan jumlah tertentu. Cara ini diketahui cukup efektif untuk meningkatkan usaha agar semakin berkembang pesat.

6. Menerapkan Sistem Membership

Menerapkan keanggotaan atau membership bisa menjadi cara untuk memperoleh keuntungan bagi reseller. Pengusaha bisa memberikan sejumlah keuntungan seperti harga khusus, reward untuk member yang berulang tahun maupun mencapai target penjualan tertentu. Dengan begitu, reseller akan merasa mendapat pengakuan menjadi bagian bisnis.

Demikian pembahasan mengenai cara menentukan harga jual produk bagi reseller yang perlu diketahui. Cara tersebut dapat diterapkan oleh pengusaha untuk memudahkan pengaturan rencana dalam mengembangkan bisnis. Hal ini tentunya dapat meningkatkan keuntungan bagi pemilik bisnis serta reseller yang semakin besar.

 

Comment

1 Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *