Polisi Dalami Motif Tersangka HS

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA--Polisi saat ini masih mendalami motif tersangka Hermawan Susanto (27) karena mengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo. Tersangka ditangkap di Parung, Bogor pada Minggu (12/5). Polisi menangkap Hermawan karena video ancamannya terhadap Jokowi tersebar viral di media sosial.

"Tersangka saat ini masih dilakukan pendalaman untuk motif dan lain-lain," kata Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indardi didampingi Kabid Humas Polda metro Jaya Kombes Argo Yuwono, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/5).

Hermawan melakukan hal itu ketika mengikuti demo di depan Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakpus, Jumat (10/5) lalu. Demo tersebut dilakukan oleh massa pendukung 02 yang tidak puas dengan hasil pemilu 2019 dan menuduh ada kecurangan dalam proses pesta demokrasi tersebut.

Ketua Umum Relawan Jokowi Mania Immanuel Ebenezer melaporkan pria dalam video viral yang ingin memenggal kepala Presiden Joko Widodo ke Polda Metro Jaya, Sabtu (11/5)

Sementara itu,  Kabid Humas Polda metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pelaku kelahiran Jakarta, 8 Maret 1994 telah melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE dengan modus pengancaman, pembunuhan terhadap kepala negara.

"Pengancaman, pembunuhan terhadap presiden RI dengan mengucapkan kata-kata tak pantas, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 104 KUHP, Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 1 UU RI No 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE," kata Argo. (hy)

  • Whatsapp

Index Berita