Pengamat Transportasi, Perlu Penguatan Payung Hukum Ojol untuk Kepastian Persamaan Hak

heriyoko, 18 Nov 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA--Ojol berkembang begitu cepat seiring bertambahnya populasi manusia yang membutuhkan sarana transportasi mudah diakses, harga terjangkau dan cepat. Sebagai  sarana transportasi dilengkapi dengan aplikasi hp androit, Ojol memang mudah diakses dan cepat sebagai alternatif pilihan.

Pengamat masalah transportasi Budiyanto berpendapat perkembangan sarana transportasi tersebut tidak dimbangi dengan  pengawasan ketat, dan payung hukum yang memadai terutama berkaitan dengan mekanisme penyediaan sarana transportasi.

”Tanpa disadari perkembangan Ojol tidak terkendali, suply dan demant tidak seimbang dalam arti bahwa suplynya lebih tinggi dibandingkan demantnya”. kata Budiyanto, Senin (18/11/2019).

Budiyanto menambahkan, pemerintah sudah memfasilitasi ,dan  membuat terobosan payung hukum untuk mengatur tentang Ojol yakni  Permenhub No 348 th 2019 ttg tarif dan Permenhub No 12 tahun 2019 tentang Keselamatan.

”Permenhub tersebut belum menyentuh tentang status Ojol dan pembatasan jumlah Ojol”.ujar Budiyanto

Menurut Budiyanto, jika hal ini tidak direspon dengan segera dapat berdampak pada masalah sosial – ekonomi antara lain gesekan di lapangan yang pada akhirnya akan berpengaruh juga pada penghasilan para pengemudi ojol. (hy)

 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu