Pelaku Usaha Menilai Wacana Pemulangan Eks ISIS akan Berdampak bagi Iklim Usaha dan Investasi

heriyoko, 07 Feb 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA--Wacana pemulangan eks Isis kembali ke tanah air menuai pro kontra termasuk bagi pelaku usaha secara psikologis akan mengganggu iklim usaha dan investasi.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPD HIPPI) DKI Jakarta, Sarman Simanjorang menyarankan agar pemerintah ekstra hati hati dalam menyikapi dan memutuskan hal ini karena akan memiliki dampak yang sangat besar terhadap masa depan ekonomi kita.

”Bagi pelaku usaha mendengar Isis identik dengan bom dan kekerasan,disatu sisi dunia usaha dan investor butuh jaminan kenyamanan dan keamanan” ujar Sarman dalam keterangan resminya, di Jakarta, Jumat (7/2/2020)..

Menurut Saarman, ditengah ketidak pastian perekonomian global dan merebaknya virus Corona yang mengakibatkan perekonomian Tiongkok semakin terpuruk akan sangat berpengaruh terhadap perekonomian dunia termasuk Indonesia. Untuk menarik investor masuk ke Indonesia disamping  memberikan kemudahan melalui regulasi dan insentif,tidak kalah penting adalah mampu memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan.

 ”Akan sia sia semua program Omnibus law cipta lapangan kerja jika wacana pemulangan eks Isis ini terus bergulir. Para investor akan semakin ragu dan berpikir ulang menanamkan modalnya di Indonesia”. tambah Sarman.

Sarman Simanjorang yang mewakili pelaku usaha berharap  agar pemerintah jangan berlama lama mengambil kebijakan yang pasti,sehingga issu ini tidak terus bergulir apalagi pro kontra yang mengakibatkan ketidakpastian dan keraguan investor untuk masuk semakin tinggi.

”Kita harus belajar dari apa yang kita alami,trauma yang sudah pernah kita rasakan bagaimana kita bekerja keras untuk meyakinkan pasar dan investor ketika terjadi ledakan bom di tanah air. Semuanya sangat memukul aktivitas bisnis dan perekonomian.. Kita tidak mau hal ini terulang kembali”. Kata Sarman.

Ketua Umum DPD HIPPI yang juga Wakil Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia meminta Pemerintah harus lebih focus  mempertahakan pertumbuhan ekonomi jangan sampai turun diangka 5%.Konsumsi rumah tangga harus terjaga dengan baik melalui stabilisasi harga pokok pangan karena hampir 60% pertumbuhan ekonomi kita ditopang oleh konsumsi rumah tangga atau daya beli masyarakat. (hy)

 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu