Habib Jafar Shodiq dituduh melanggar Pasal 207 dan/atau 310 UU KUHP Karena Menghina Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin

indonesiasatu, 05 Dec 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Jakarta - Para ulama yang berhimpun dalam Rabithah Babad Kesultanan Banten (RBKB) datang ke Bareskrim Polri,Jakarta Selatan untuk melaporkan penceramah Habib Jafar Shodiq karena menyebut Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dengan sebutan 'babi'.

Laporan itu bernomor LP/B/1021/XII/2019/Bareskrim atas nama pelapor Imadududin Utsman tertanggal 5 Desember 2019. Habib Jafar Shodiq dituduh melanggar Pasal 207 dan/atau 310 UU KUHP.

Habib Jafar Shodiq sendiri sudah ditangkap oleh Bareskrim Polri pada Kamis (5/12) dini hari. Belum ada keterangan resmi dari polisi namun informasi penangkapan ini disampaikan oleh Ketua RT setempat, Witutu.

Kami para ulama merasa bahwa itu sudah diluar kewajaran dan menghina wapres yang juga putra daerah Banten dan Kyai Kharismatik dengan puluhan juta ummatnya, ujar R. TB. Moggi Nurfadhil Satya selaku Ketua Umum RBKB, disaksikan KH. Imaduddin Utsman (Wakil Ketua Umum),di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019)

“Kata-kata yang disampaikan Jafar Sodiq Alatas tidak bisa ditolerir, dan kami menganggapnya telah menghina keluarga besar Rabithah Babad Kesultanan Banten, juga menghina ulama besar, dan pejabat negara. Apalagi saat ini beliau adalah menjabat Wakil Presiden. Oleh karena itu kami melaporkan saudara Jafar ke Mabes Polri,” ungkapnya.

"Ini kemarin tanggal 3 (Desember) kita dapat kiriman video yang setelah kita nonton luar biasa menghina betul sama putra Banten terbaik. Kemudian berkoordinasi dan sepertinya ini sudah sangat keterlaluan maka harus dilaporkan ke polisi. Hari ini kita hadir melaporkan kasus itu," ujar Pengacara pelapor, Agus Setiawan di tempat yang sama.

Ma'ruf Amin sebelumnya sudah memaafkan perkataan Habib Jafar Shodiq itu. Namun, Agus menilai sudah banyak masyarakat Banten yang merasa sakit hati dengan hinaan tersebut.

"Ya itu beliau ya, mungkin beliau khatam bener akhlak rasul. Sehingga langsung memaafkan. Tapi rasa sakit masyarakat Banten tidak hanya dirasakan oleh kita yang ada di sini loh, semua pak gubernur juga sakit hatinya, hatinya bupati, walikota, kiai se-Banten dan semua. Sehingga kita minta kepada aparat kepolisian untuk bahwa karena korban atas yang dilakukan saudara Shodiq maka tentu harus ada tindakan hukum," katanya.(RK)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu